Workshop HTN Fakultas Syariah Perkuat Integrasi Isu Ketatanegaraan dalam Kurikulum OBE

Bukittinggi — Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menggelar workshop bertema “Integrasi Isu Ketatanegaraan dan Konsep Siyasah Syar’iyah dalam Penerapan Kurikulum Prodi HTN”, Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan yang diikuti dosen Fakultas Syariah ini menghadirkan Dr. Khairul Fahmi, S.H.M.H  sebagai narasumber. Workshop secara resmi dibuka oleh  Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr.Ismail,  M.Ag.

 

Workshop tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), khususnya dalam memudahkan dosen melakukan pemetaan mata kuliah sesuai dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.

Dalam pemaparannya, Dr. Khairul Fahmi membahas pentingnya mengintegrasikan perkembangan isu-isu ketatanegaraan dengan konsep siyasah syar’iyah dalam proses pembelajaran. Integrasi tersebut diharapkan dapat memperkuat karakter keilmuan Prodi HTN yang tidak hanya memahami dinamika hukum tata negara kontemporer, tetapi juga memiliki landasan keislaman yang relevan.

Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Ismail, M.Ag., menegaskan bahwa penerapan kurikulum OBE membutuhkan keselarasan antara profil lulusan, capaian pembelajaran, bahan kajian, hingga mata kuliah yang diajarkan. Karena itu, pemetaan kurikulum menjadi langkah penting untuk memastikan proses pembelajaran berjalan secara terarah.

Melalui workshop ini, para dosen diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif dalam memetakan mata kuliah pada kurikulum OBE serta mengintegrasikan isu ketatanegaraan dan nilai-nilai siyasah syar’iyah ke dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam terus melakukan penguatan kurikulum dan meningkatkan kualitas pembelajaran agar selaras dengan perkembangan keilmuan dan kebutuhan masyarakat.