Bukittinggi — Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menggelar Workshop Penulisan Akademik bertajuk “From Draft to Q1: Rahasia Menulis Karya Ilmiah dan Memilih Jurnal Internasional” yang berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 19–20 Agustus 2026. kegiatan ini sebagai bukti upaya Fakultas Syariah untuk terus memperkuat kapasitas akademik dan budaya riset di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Mahyudin Ritonga, S.Pd.I., M.A. sebagai narasumber. Workshop dipandu oleh Maizul Imran, S.H.I., M.A. selaku moderator dan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Ismail, M.Ag.

Workshop tersebut menjadi ruang penguatan kompetensi bagi para dosen Fakultas Syariah, khususnya dalam meningkatkan kemampuan menyusun karya ilmiah yang memenuhi standar publikasi akademik internasional. Tidak hanya membahas teori penulisan, kegiatan ini juga diisi dengan bedah langsung terhadap draft tulisan para dosen.
Melalui sesi bedah tulisan, peserta memperoleh masukan secara langsung terkait struktur artikel, penguatan argumentasi, perumusan kebaruan penelitian, penggunaan referensi, hingga strategi menyusun naskah agar sesuai dengan standar dan karakter jurnal internasional.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Mahyudin Ritonga menguraikan sejumlah kiat dalam mengubah sebuah draft menjadi artikel ilmiah yang memiliki kualitas akademik dan peluang publikasi yang lebih baik. Menurutnya, keberhasilan publikasi internasional tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menulis, tetapi juga oleh ketepatan peneliti dalam membangun persoalan penelitian, menemukan research gap, kualitas dan kesesuaian isi dengan metode yang di gunakan, menghadirkan kebaruan, serta memilih target jurnal yang relevan dengan bidang kajian.
Tema “From Draft to Q1” secara khusus menegaskan pentingnya memahami seluruh tahapan publikasi ilmiah. Mulai dari proses menemukan ide, menyusun dan menyempurnakan draft, melakukan revisi berdasarkan standar akademik, hingga menentukan jurnal internasional yang tepat dan memiliki reputasi. Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai strategi memilih jurnal internasional. Pemilihan jurnal, dalam konteks publikasi akademik, menjadi bagian penting yang harus didasarkan pada kesesuaian antara fokus dan ruang lingkup jurnal dengan substansi penelitian. Ketidaktepatan dalam menentukan target jurnal kerap menjadi salah satu kendala dalam proses publikasi.
Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Ismail, M.Ag., dalam sambutannya saat membuka kegiatan menegaskan bahwa penguatan kemampuan menulis dan publikasi ilmiah merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas akademik dosen. Produktivitas karya ilmiah, menurutnya, tidak hanya menjadi indikator kinerja akademik, tetapi juga mencerminkan kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. “Melalui kegiatan ini, kita berharap para dosen tidak berhenti pada proses penelitian dan penyusunan draft. Hasil kajian yang telah dilakukan harus mampu dikembangkan menjadi karya ilmiah yang berkualitas dan dipublikasikan pada jurnal yang bereputasi,” demikian semangat yang mengemuka dalam pelaksanaan workshop tersebut.

Selama dua hari, suasana workshop berlangsung interaktif. Para peserta aktif mendiskusikan persoalan yang mereka hadapi dalam proses penulisan artikel, mulai dari kesulitan menentukan fokus tulisan, membangun argumentasi, menemukan kebaruan penelitian, hingga pengalaman menghadapi proses review dan revisi dari pengelola jurnal.
Penguatan kapasitas dosen dalam menghasilkan karya ilmiah diharapkan dapat mendorong semakin banyak penelitian Fakultas Syariah yang tidak hanya relevan secara lokal dan nasional, tetapi juga mampu memasuki ruang diskursus akademik internasional.

