Bukittinggi — Sejumlah dosen Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi turut berpartisipasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Provinsi Sumatera Barat, Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh dosen HTN dan Hukum Administrasi Negara (HAN) dari 18 perguruan tinggi negeri maupun swasta di Sumatera Barat.
Adapun Dosen Fakultas Syariah yang terdata bergabung dalam kegiatan Muswil yakni; Dr. Miswardi, SH., M.Hum, Fajrul Wadi, S.Ag.,M.Hum, Jerry Pratama, SH.,MH, Soraya Oktarina, S.IP.,M.IP

Muswil ini diselenggarakan sebagai bentuk pelaksanaan amanat organisasi sekaligus upaya memperkuat kelembagaan APHTN-HAN Provinsi Sumatera Barat. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan sinergi antar-akademisi di bidang hukum tata negara dan hukum administrasi negara serta menetapkan kepengurusan wilayah sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) APHTN-HAN.
Kegiatan diawali dengan laporan sekaligus sambutan Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua APHTN-HAN Sumatera Barat periode sebelumnya, Dr. Laurensius Arliman S., S.H., M.H. Selanjutnya, Muswil dibuka secara resmi oleh Dr. Hilmawan Estu Bagijo selaku Wakil Ketua Pengurus Pusat (PP) APHTN-HAN.
Salah satu agenda utama Muswil adalah pemilihan kepengurusan baru APHTN-HAN Wilayah Sumatera Barat untuk periode 2026–2031. Melalui proses musyawarah dan mufakat, peserta menyepakati susunan kepengurusan baru sebagai berikut:
- Ketua: Dr. Khairul Fahmi, S.H., M.H.
- Sekretaris: Dr. Laurensius Arliman S., S.H., M.H.
- Bendahara: Dr. Sanidjar Pebrihariati R., S.H., M.H.
Proses pemilihan dilaksanakan secara daring dengan kehadiran 27 anggota aktif yang memiliki hak suara serta 14 peserta peninjau. Dalam ketentuan organisasi, hak suara dan hak untuk dipilih diberikan kepada dosen yang telah terdaftar sebagai anggota APHTN-HAN. Sementara itu, dosen yang belum menjadi anggota mengikuti kegiatan sebagai peninjau dan diharapkan segera bergabung agar dapat berpartisipasi lebih luas dalam pengembangan organisasi, termasuk dalam kepengurusan wilayah.

Keikutsertaan dosen HTN Fakultas Syariah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam Muswil ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan akademisi dalam pengembangan keilmuan hukum tata negara dan hukum administrasi negara. Partisipasi tersebut juga diharapkan dapat memperluas jejaring akademik, meningkatkan kolaborasi antar perguruan tinggi, serta mendorong kontribusi nyata dosen dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan kajian hukum di Sumatera Barat.
Dengan terbentuknya kepengurusan APHTN-HAN Wilayah Sumatera Barat periode 2026–2031, organisasi ini diharapkan semakin solid dalam menjalankan program kerja, memperkuat komunikasi antar anggota, serta membangun sinergi antara akademisi hukum tata negara dan hukum administrasi negara di tingkat regional maupun nasional.
Muswil ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran APHTN-HAN sebagai wadah akademisi dalam mengembangkan kajian hukum tata negara dan hukum administrasi negara yang responsif terhadap perkembangan ketatanegaraan dan kebutuhan masyarakat.

